Menu

KANTOR WILAYAH

DIREKTORAT JENDERAL IMIGRASI KALIMANTAN TIMUR

KANTOR IMIGRASI KELAS II TPI TARAKAN

Kantor Imigrasi Tarakan Ikuti Forum Grup Diskusi Teknologi Informasi Keimigrasian, Dorong Transformasi Digital dan Penguatan Layanan Publik

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan turut berpartisipasi dalam kegiatan Forum Grup Diskusi (FGD) Teknologi Informasi Keimigrasian yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Sekretaris Ditjen Imigrasi, Sandi Andaryadi, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas satuan kerja dalam menghadapi tantangan keimigrasian di era digital. Ia juga menyoroti peran strategis Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai garda terdepan dalam transformasi layanan publik berbasis teknologi.

FGD ini diikuti oleh perwakilan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi, Kantor Imigrasi, dan Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) dari seluruh Indonesia yang menangani urusan Teknologi Informasi Keimigrasian. Kantor Imigrasi Tarakan menjadi salah satu peserta aktif, dengan harapan dapat membawa inovasi serta peningkatan kualitas layanan di tingkat Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Pada hari pertama, peserta dibekali dengan materi dasar mengenai tugas dan fungsi Direktorat TIK, meliputi pengelolaan infrastruktur, pengembangan aplikasi keimigrasian, serta pengamanan sistem informasi. Selain itu, turut dibahas pentingnya kerja sama TIK antar lembaga maupun mitra eksternal guna mewujudkan sistem pelayanan publik yang terintegrasi dan efisien.

Hari kedua FGD diisi dengan pembahasan yang lebih teknis dan strategis, seperti pemanfaatan Google Workspace dalam mendukung transformasi digital, kebijakan perlindungan data pribadi, serta penggunaan dashboard monitoring dan aplikasi Layanan Data Keimigrasian (LDK) untuk pengelolaan data secara real-time. Evaluasi dan pengembangan aplikasi keimigrasian seperti SIMKIM, e-Visa, dan modul pelayanan paspor juga menjadi fokus utama, termasuk arah kebijakan pengelolaan infrastruktur serta tantangan keamanan sistem di masa mendatang.

Selain itu, peserta juga mendapatkan paparan mengenai tata kelola keamanan informasi, pengembangan aplikasi Single Sign-On (SSO), serta layanan pengaduan dan Helpdesk SIMKIM sebagai bentuk respons cepat terhadap persoalan teknis di lapangan.

Melalui forum ini, Kantor Imigrasi Tarakan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan berbasis digital serta memperkuat ketahanan sistem informasi yang andal dan aman. Semangat transformasi digital dan penguatan kolaborasi antarlembaga menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan keimigrasian yang adaptif, modern, dan berkelanjutan.

WhatsApp
Facebook
Twitter
Pinterest
Telegram
LinkedIn

Lainnya